Pukul 3.05 am. Aku pun sampai ditempat tidurku untuk beristirahat d kapal. Sementara kakak Ku masih menjemput mama Dan byan di bawah untuk naik ke at as kapal. Sungguh perjalann yang menantang.
Kami mendapatkan tempt di Dek 5 di dekat pintu keluar, ya kami memilih disana agar kami tidak kepanasan ya walaupun Ada Ac yang tidal begitu kencang. Dikapal kami hanya beristirahat saja , tidur , bangun , makan, yaa begitu seterusnya hingga kami sampai d pelabuhan pertama yaitu pelabuhan letung, semua penumpang yang mempunyai tujuan keletung pun segera turun, bertepatan pukul 06.00am, 12 jam perjalanan dari kijang hingga letung, sungguh lama. Lalu abk kapal pun memberi info kepada seluruh penumpang , bahwa keberangkatan menuju tarempa akan di mulai pada jam 07.00pm.
Malam pun kembali tiba kami berangkat kembali menuju kampung tujuan yaitu tarempa, 4 jam perjalanan menuju tarempa, bukan waktu yang sebentar kakak , mama dan byan kembali beristirahat, sementara aku keluar untk mencari angin sejuk, yaa hanya angin tidak bisa melihat pemandangan Karena malam hari, namun aku melihat signal HP ku ternyata masih Ada signal, Dari pada aku berdiam diri, aku pun menelpon sahabat Ku yang jauh di medan .
Ya Sisca Dan Jeni kami di tempat yang berbeda Sisca Dan Jeni d Medan sementara aku di tengah laut, 40 menit pun berlalu aku telah usai menelpon mereka, sungguh senang meskipun kami jauh kami tetap bisa bertegur sapa yaa ini Karena signal yang begitu jelas untung saja aku memakai TELKOMSEL , meskipun aku di tengah laut aku tetap bisa menghubungi mereka.
11.00pm kapal pun merapat ke tepi pelabuhan Tarempa, dengan mengucap syukur alhamdulillah kami pun bergegas turun ke bawah , menggunakan tangga yang lumayan tinggi serta membawa koper yang lumayan berat, kaki pun terus melangkah hingga kami menginjakkan kaki ke tanah kampung tercinta.
Ya tarempa kabupaten anambas kepulauan riau ini lah tempat persinggahan kami Kali ini , sungguh penat dan lelah perjalanan 16 jam menuju kampung halaman.
Akhirnya kami pun berlanjut meuju rumah sodara untuk mengistrahatkan diri malam ini dengan bantuan abg sodaraku yang membonceng kami hingga rumah tujuan.
Waktupun kembali pagi, 08.00am kami pun segera bangun dan Mandi, Karena ingin bergegas untuk mengunjungi sodara ku .
Dengan berjalan kaki kami pun turun kebawah, ya Karena rumah sodara Ku yang sekrg ini berada tinggi menanjak keatas,.
Pukul 1.00pm kami pun berangkat menuju pulau kiabu, kampung halaman mamaku, dengan menumpangi perahu Kecil yang ingin menuju Kiabu. Cuaca yang lumayan bagus dan ombak yang tidak kencang akupun lelap tertidur menikmati perjalan yang lumayan jauh, ya hampir 5 jam perjalan, 6.30 kami pun akhirnya sampai dikampung tercinta ya Pulau Kiabu, tempat sanak sodara dan nenek moyang Ku tinggal dan dimakamkan .
Semua keluarga menyambut dengan riang kedatangan kami.
Rumah pertama yang kami datangi yaitu rumah mamak sodara mamaku yang masih hidup, aku menyebutnya uan yang artinya nenek. Dia senang melihat kami masih bisa mengunjunginya saat ini, saling bercengkrama menikmati suasan rumah yang masih kokoh meskipun hanya terbuat dari papan kayu, akhirnya kami pun pamit untuk pergi kerumah sodaraku yang akan kami tumpangin semasa kami d Kiabu, perutpun mulai lapar dan hidangan makan malam pun Sudah disuguhi, dengan lahap kamipun menyantap hidangan ikan Segar, sungguh nikmat beribu syykur masih bisa menyantap hidangan selezat ini.
Ya tibalah kami d hari selasa dimana aku dan keluarga akan pergi kepulau impian Ku, yang tadinya hanya kulihat d internet namun kini aku akan mendatanginya, ya Pulau Bawah. Pulau yang Indah dengan terumbu karang dan pasir putih yang sungguh menakjubkan.
08.00am akupun berangkat menggunakan perahu yang lumayan Besar milik pamanku, bersama keluarga Besar kami pun beramai ramai pergi kesana, namun ternyata ditengah perjalanan ombak datang menghampiri dengan kencang, banyak yang ketakutan dan berlari kedalam sementara aku tetap saja berdiam diri d luar depan perahu yaa hanya untuk menikmati indahnya ciptaanmu yaallah, pukul 10.30am kami pun sampai di pulau bawah, laut biru nan bersih pun menyambut. Pemandangan yang begitu Indah membuatku mengucap syukur kepada sang kuasa.
Dengan perahu Kecil kami pun di jemput menuju dasar pulau , berlarian Serta sorak gembira .lalu kamipun bergegas membuka nasi yang kami bawa Karena perut juga mulai berbunyi akibat hentaman ombak ditengah laut, Karena sudah tidak sabar kamipun pergi mengelilingi pulai dengan berjalan kaki, akupun akhirnya mandi laut juga, karena begitu syg sudah jauh perjalanan namun tidak menkkmati air masin yang masih begiu asin Karena belum terkontaminasi oleh kotoran.
Kesimpulan dari cerita ku ini adalah , jangan pernah takut bermimpi sebegitu berat cobaan dan rintangan yang Ada di depan melaju terus hingga semua itu terwujud .


